Langsung ke konten utama

Rekomendasi Ide Acara 17an

Lomba dan Panggung Hiburan Bikin Kemeriahan Makin Pecah 17 Agustus sebentar lagi. Tahun 2026 ini Indonesia merayakan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 . Usia 81 tahun bukan waktu sebentar. Ini momentum buat kita mengenang perjuangan pahlawan, sekaligus merayakan persatuan dengan cara yang paling Indonesia banget: lomba rakyat dan panggung hiburan. Tema resmi biasanya diumumkan pemerintah beberapa bulan sebelum Agustus. Tapi esensinya tetap sama: bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera, dan maju bersama . Nah, biar perayaan nggak cuma upacara bendera, dua hal ini wajib ada: lomba 17-an dan panggung hiburan. Makna Tema Dirgahayu RI ke-81 Memasuki usia 81 tahun, tema kemerdekaan biasanya mengangkat semangat gotong royong, inovasi, dan ketahanan bangsa. Tujuannya mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan cuma berhenti di 1945. Tapi harus terus diisi dengan kerja nyata, toleransi, dan semangat membangun dari desa sampai kota. Perayaan dengan lomba dan hiburan jadi cara paling efektif m...

Rekomendasi Gado-Gado Terbaik

Rekomendasi Gado-Gado Legendaris - Gado-Gado BonBin


Sejak tahun 1960, berada di Jalan Cikini iv No. 5 Jakarta, dahulu sebelumnya dikenal dengan Jalan Kebon Binatang III Tjikini. 

Gado-Gado Bonbin
Foto : Pemilik Gado-Gado Bonbin


Salah satu kuliner legendaris Jakarta. Biasanya bumbu gado-gado kacangnya di goreng lalu di ulek, keunikan Gado-Gado Bonbin, bumbu kacang tidak di goreng, namun di bumbu kacang dimasak.

Rekomendasi kuliner
Foto : Gado-Gado Bonbin outdoor

Kuliner legendaris
Foto : Gado-Gado Bonbin indoor


Gado-Gado Bonbin juga menyediakan menu lain seperti Asinan, Lontong Cap Go Meh, Nasi Rames, Mie ayam, es cendol, dan lain sebagainya. 

Review Gado-Gado
Foto : Pengunjung Wisatawan doc : sobrydo


Bisa dine-in, bisa delivery, terima pembayaran cash dan cashless payment, tersedia restroom, limited parking space, cukup favorit jadi disarankan datang lebih awal sebelum waktu makan agar menyesuaikan antrian.


Gado Gado Bonbin

(021) 3925404

Jl. Cikini iv No. 5 Jakarta


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gen-Z Sekarang Bangga Dibilang Anak Sawah

Masa depan GenZ kok di lumpur? Itu komentar yang diterima Raka, 24 tahun, pas mutusin resign dari startup Jakarta dan pulang ke Subang. Gajinya 12 juta, tapi tiap hari ngerasa hidupnya cuma “bales email & nunggu weekend”.  Sekarang? HP-nya penuh lumpur, kuku item, tapi senyumnya lebih lepas. Dia nanam melon premium di greenhouse 200 meter, jual via TikTok Live, omzet 40 juta sebulan. Dan Raka nggak sendirian. Tahun 2026, ada tren yang nggak disangka : Gen-Z rame-rame terjun ke pertanian . Bukan karena “nggak ada pilihan”, tapi karena mereka nemu 3 hal yang kantor AC nggak kasih : kendali, makna, dan panggung .  Gen-Z tumbuh bareng notifikasi. Bangun tidur cek HP, kerja depan laptop, tidur ditemenin drama drakor. Pas pandemi, banyak yang ngerasain burnout digital. Tanah jadi pelarian.  Bedanya sama generasi bapaknya, Gen-Z nggak nyangkul asal-asalan. Mereka bawa laptop ke saung. Sensor tanah IoT, drip irrigation , jualan pake live shopping . Bertani, tapi bahasanya t...

Jasa Buat Toko Online dari Shopee

Pindah Shopee ke Webstore Sendiri Tanpa Ribet Shopee Bikin Laris, Tapi Keuntungan Sering Kesedot Komisi Buka toko di Shopee emang gampang. Daftar 10 menit, upload produk, tunggu pesanan masuk. Banyak seller yang omzetnya naik cepat karena trafik Shopee udah besar. Masalahnya muncul pas udah stabil. Komisi 5-8% per transaksi, biaya iklan yang makin naik, plus aturan promosi yang berubah tiap bulan. Kamu yang packing, balas chat, urus retur. Tapi data customer? Tetap milik Shopee. Kalau omzet udah di atas 50 juta per bulan, angka komisi itu kerasa banget. Makanya banyak seller mulai cari jasa buat toko online dari Shopee . Tujuannya simpel: pindah ke webstore sendiri biar margin naik, tanpa harus mulai dari nol. Kenapa Banyak Seller Pilih Pakai Jasa Daripada Bikin Sendiri Bikin website sendiri kedengerannya gampang sampai kamu ketemu kata “hosting”, “domain”, “payment gateway”, “SSL”. Belum lagi desain halaman produk yang harusnya jualan, bukan cuma cantik. Seller Shopee biasanya nggak ...

Buka Ruang Diskusi Memahami Isi Buku

Kenapa Seminar Pendidikan Tentang  Bedah Buku Penting Membaca Itu Penting, Tapi Memahami Bersama Itu Lebih Kuat Di era konten pendek, buku setebal 200 halaman sering dianggap terlalu berat. Banyak yang beli, sedikit yang baca sampai selesai. Padahal ide bagus di dalam buku bisa jadi percuma kalau nggak pernah didiskusikan. Di sinilah seminar pendidikan dengan format bedah buku punya peran. Bukan cuma acara baca kutipan, tapi ruang buat membongkar ide, mengaitkannya dengan realita, dan mendengarkan sudut pandang orang lain. Acara ini penting karena buku bagus nggak seharusnya berhenti di rak. Ia harus hidup di ruang diskusi. Membedah Buku Bikin Isi Jadi Mudah Dicerna Buku akademis atau non-fiksi sering ditulis dengan bahasa berat dan struktur yang padat. Banyak orang berhenti di bab 2 bukan karena malas, tapi karena bingung harus mulai ngerti dari mana. Melalui seminar bedah buku, pembicara yang sudah membaca mendalam bisa jadi “penerjemah”. Ia menjelaskan kerangka besar, poin pen...