Masa depan GenZ kok di lumpur? Itu komentar yang diterima Raka, 24 tahun, pas mutusin resign dari startup Jakarta dan pulang ke Subang. Gajinya 12 juta, tapi tiap hari ngerasa hidupnya cuma “bales email & nunggu weekend”. Sekarang? HP-nya penuh lumpur, kuku item, tapi senyumnya lebih lepas. Dia nanam melon premium di greenhouse 200 meter, jual via TikTok Live, omzet 40 juta sebulan. Dan Raka nggak sendirian. Tahun 2026, ada tren yang nggak disangka : Gen-Z rame-rame terjun ke pertanian . Bukan karena “nggak ada pilihan”, tapi karena mereka nemu 3 hal yang kantor AC nggak kasih : kendali, makna, dan panggung . Gen-Z tumbuh bareng notifikasi. Bangun tidur cek HP, kerja depan laptop, tidur ditemenin drama drakor. Pas pandemi, banyak yang ngerasain burnout digital. Tanah jadi pelarian. Bedanya sama generasi bapaknya, Gen-Z nggak nyangkul asal-asalan. Mereka bawa laptop ke saung. Sensor tanah IoT, drip irrigation , jualan pake live shopping . Bertani, tapi bahasanya t...
Jasa Branding Terbaik Berkembangnya UMKM turut mewarnai pasar menghadirkan pilihan produk dan layanan baru. Pemasaran Digital (Digital Marketing) sangat berperan besar menjangkau audiens. Tidak dibatasi ruang dan waktu, efektif dan ekonomis dibanding pemasaran konvensional. Platforms yang sering dipakai antara lain instagram, facebook dan Tiktok. Pesatnya pertumbuhan produk atau layanan baru tentu mendapatkan tantangan juga. Bagi konsumen semakin banyak pilihan penyedia produk atau jasa, maka harga semakin bersaing, promosi semakin banyak. Sebaliknya bagi penyedia produk atau layanan jasa, kompetisi semakin berat. Tidak sedikit pemilik produk atau jasa setelah launching tidak bisa jalan usahanya kemudian tenggelam. Bahkan yang sudah pernah hits viral tidak bisa maintain tenggelam juga. Ada modal, ada keberanian, mengandalkan keberuntungan, tidak semudah itu Ferguso. Untuk semua itu harus di setup / persiapkan, bangun konsep, strategi pemasaran dan sebagainya harus matang. Kisah su...