Masa depan GenZ kok di lumpur? Itu komentar yang diterima Raka, 24 tahun, pas mutusin resign dari startup Jakarta dan pulang ke Subang. Gajinya 12 juta, tapi tiap hari ngerasa hidupnya cuma “bales email & nunggu weekend”. Sekarang? HP-nya penuh lumpur, kuku item, tapi senyumnya lebih lepas. Dia nanam melon premium di greenhouse 200 meter, jual via TikTok Live, omzet 40 juta sebulan. Dan Raka nggak sendirian. Tahun 2026, ada tren yang nggak disangka : Gen-Z rame-rame terjun ke pertanian . Bukan karena “nggak ada pilihan”, tapi karena mereka nemu 3 hal yang kantor AC nggak kasih : kendali, makna, dan panggung . Gen-Z tumbuh bareng notifikasi. Bangun tidur cek HP, kerja depan laptop, tidur ditemenin drama drakor. Pas pandemi, banyak yang ngerasain burnout digital. Tanah jadi pelarian. Bedanya sama generasi bapaknya, Gen-Z nggak nyangkul asal-asalan. Mereka bawa laptop ke saung. Sensor tanah IoT, drip irrigation , jualan pake live shopping . Bertani, tapi bahasanya t...
Mengenal Obsessive Compulsive Disorder Obsessive Compulsive Disorder istilah yang masih belum terlalu familiar kita dengar. Mungkin kita pernah melakukan komunikasi dengan orang-orang mengalami gangguan ini tapi kita tidak menyadarinya karena secara umum gangguan ini pun tidak berdampak langsung terhadap orang sekitar. Apa itu Obsessive Compulsive Disorder ? Mengutip dari Jasa Assessment sebagai Vendor Psikotes terbaik. secara garis besar OCD merupakan sejenis gangguan mental, orang dengan OCD memiliki pikiran dan dorongan yang tidak dapat dikendalikan dan perilakunya bersifat paksaan sehingga menimbulkan gangguan kecemasan. Assessment Indonesia Tipe-Tipe Gangguan OCD Menurut Taylor (dalam Yudha,2007:112) gangguan mental ini merupakan gejala kegelisahan yang luar biasa. Orang yang mengalami obsessive compulsive disorder ini akan menampakan gejala berupa sikap yang berlebihan dalam menjalani kegiatannya sehari-hari. Kalau zaman now kita sebut sebagai galau yang agak lebay. Se...