Masa depan GenZ kok di lumpur? Itu komentar yang diterima Raka, 24 tahun, pas mutusin resign dari startup Jakarta dan pulang ke Subang. Gajinya 12 juta, tapi tiap hari ngerasa hidupnya cuma “bales email & nunggu weekend”. Sekarang? HP-nya penuh lumpur, kuku item, tapi senyumnya lebih lepas. Dia nanam melon premium di greenhouse 200 meter, jual via TikTok Live, omzet 40 juta sebulan. Dan Raka nggak sendirian. Tahun 2026, ada tren yang nggak disangka : Gen-Z rame-rame terjun ke pertanian . Bukan karena “nggak ada pilihan”, tapi karena mereka nemu 3 hal yang kantor AC nggak kasih : kendali, makna, dan panggung . Gen-Z tumbuh bareng notifikasi. Bangun tidur cek HP, kerja depan laptop, tidur ditemenin drama drakor. Pas pandemi, banyak yang ngerasain burnout digital. Tanah jadi pelarian. Bedanya sama generasi bapaknya, Gen-Z nggak nyangkul asal-asalan. Mereka bawa laptop ke saung. Sensor tanah IoT, drip irrigation , jualan pake live shopping . Bertani, tapi bahasanya t...
Masjid Tua Patimburak : Sejarah Masjid Berusia 200 Tahun Sudah menjadi rahasia umum bahwa Islam adalah agama mayoritas di Indonesia, terutama di belahan barat. Namun, jejak Islam juga ada di sisi timur Indonesia. Salah satunya adalah Masjid Tua Patimburak yang terletak di Fakfak, Provinsi Papua Barat. West Papua Diary Sebagian besar warga setempat percaya bahwa Patimburak adalah masjid tertua di Papua. Ini mungkin salah satu dari sedikit jejak Islamisasi di Papua Barat yang masih ada sampai sekarang. Maka tak heran banyak orang yang penasaran dengannya. Berikut sejarah Masjid Patimburak yang perlu Anda ketahui. Kisah Dibalik Masjid Patimburak Jika kita berbicara tentang agama mayoritas di tanah Papua, maka Islam adalah minoritas. Namun, jika kita berbicara tentang FakFak secara khusus, maka Islam adalah agama mayoritas di sini. Salah satu tempat pertama Islamisasi di Papua adalah di Fakfak. Jadi, tidak heran ada jejak-jejak Islam. Yang paling populer mungkin adalah masjid tua yang ada ...